Sabtu, 14 Mei 2011

Catatan Seorang Santri


This page is not important,..
Tapi penting sekali karena menjadi saksi perjalanan hidupku di pondok

Kabur Yuukkk !!!!
MySpace

          Bingung. Itulah kata yang melekat di jiwaku sore ini. Karena apa ? ya, seperti agenda organisasi yang selalu menikmati naik dan turunnya jabatan. Itulah acara pemilihan calon ketua pondok periode 2011/2012. Para calon pun diambil dari semua mahasiswa semester 6. Apahhhh ????? Berarti luh dijadikan calon juga ??
iyeh, benul banget.

Nih aku intipkan punya jenk Milleh alias mbak cintrong......
cekidot
.
.

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

.
.
.
.


Parahnya , nih foto ga tau panitia nyuri dari mana, padahal nih, masih banyak fotoku yang bagus, dan super bagus.APALAGI HOBI, MOTTO, n CITA2 yang mereka buat. Bikin PARA SANTRI KEBLENGER !!!!!!!!!!!
PENGEN NGAKAK
MySpace

 Nih, aq intipkan juga salah satu temenku,,, BIKIN NAIK DARAH ama SI punya foto.

 nih,,,,, dari semua kandidat........... tapi maaf, kayaknya kurang 1 lembar lagi deh..........................


Dan, saatnya AKU KABUUURRRRRRRRRRRRRRRRR............................
LHO KENAPA ??????


YA.....YA....YA.............. SEPERTI BIASA,
MALES BANGET NGIKUTIN ACARA BEGONOAN !!!!

Mending ngetik tugas statistik buat presentasi ku yang belom kelar ...................MySpace

Sekarang, aku hidup dan tinggal di sebuah pondok pesantren mahasiswa An-Nur milik dosen sastra Arab lulusan Al-Azhar University, Kairo. Abi dan Umi, itulah sebutan pengasuh pondok atau orang tua para santri.  Banyak agenda yang diadakan oleh organisasi pondok yang dinamakan OSPM An-Nur ( Organisasi Pesantren Mahasiswa An-Nur), mulai dari peringatan hari-hari besar agama Islam, bedah buku, hingga jalan sehat berhadian santri putra-putri setiap dua minggu sekali.
         Hidup di area pesantren dan menyandang label mahasiswa, bukanlah hal yang sangat sulit tuk dijalani. Namun terkadang berat jika harus membagi waktu antara tugas kuliah, kegiatan organisasi di kampus, dan kegiatan – kegiatan yang harus diikuti oleh santriwan-santriwati (seperti setelah sholat subuh mengikuti kajian kitab sesuai dengan kelas dan kitabnya, ba’da maghrib juga kegiatan intensif bahasa inggris atau arab sesuai level dan dosen masing-masing kelas. Dengan kegiatan itulah waktuku terpotong.
        Dan kali pemilihan calon ketua pondok periode tahun ini digelar. Dan shock-nya, kandidat ketuanya adalah semua mahasiswa yang duduk di semester enam, termasuk aku. Seandainya aku menjadi ketua pondok periode ini. Mau dibawa kemana  pondok kita? Pasti semua bakalan pingsan. Karena apa ? karena kelakuanku yang tak mencerminkan seorang santri. Bukannya aku terlalu brandal, tapi aku masih berusaha tuk tetap mematuhi aturan menjadi seorang santri. Dan tak pernah melanggarnya. Juga aku masih dikatakan murid yang aktif intensif. Terbukti aku pernah menerima surat teguran ketidakaktifan sebesar 15 %. Apa ???? keren kan………. Langsung dapat tanda tangan Abi… hehhe. Terlebih, ketika mengaji subuh, aku selalu datang terlambat sehingga aku harus duduk di tangga mushola atau aku dan teman-temanku harus menyerobot masuk ke dalam dengan menunduk-nunduk agar tidak ketahuan si ustadz. (bisa kebayang muka ku merah merona tersenyum simpul saat disindir). Datang terlambat adalah hal yang bisa bagi para santri. “Yang paling penting, adalah acara inti.” Itulah andalan para santri. What ????? acara inti ka nada di depan dan tengah, bukan diakhir ? ya.. ya…ya… acara inti bermakna absen ketika nama kita dipanggil sang ustadz membalas “hadiroh” yang berarti kita hadir saat mengaji. Wah, parah ini santri jaman sekarang, acara inti bukannya mendengarkan ceramah isi kitab dari ustadz malah mementingkan absen. Yaeyalah, absen adalah benda keramat yang harus diisi. Kalau tidak acara absen, para santri tidak bakal hadir, alias menyepelekan. Mending baringkan badan diatas kasur lipat, tarik selimut….ea………..berangkat dah ke alam mimpi. Atau kalau tugas lagi pada numpuk, lebih memilih berkutat menatap layar laptop dan membalikkan halaman buku.
“obrak’an..obrak’an” telinga harus dipasang benar ketika mendengarnya. Waspadalah, itu berarti Umi telah mengetok sebagian pintu diseluruh penjuru pondok. Bayangkan saja pondok putri ada enam komplek (A – F). dan setiap komplek ada  11 kamar, setiap kamar terdiri dari 3 ekor makhluk.
              Kembali ke masalah sebelumnya. Aku, santri yang sedang-sedang saja. Meskipun aku tak pernah mengenyam ilmu agama di pondok, hal itu tak membuatku minder tingkat tinggi, dikarenakan sebagian besar bahkan semuanya hamper alumni pondok-pondok bergengsi di jawa Timur, bahkan luar jawa. Tapi aku masih berusaha tetap mengikuti kegiatan mengaji dan intensif. Nah, parahnya, sejak semester 1 hingga semester 6, aku tak pernah sama sekali mengikuti Mustren . apa itu MUSTREN ? adalah Musyawarah Pesantren yang diadakan oleh OSPM, seperti malam ini pemilihan kandidat calon ketua. Emang kemana aja selama ini ? GUE MINGGAT. Hahhaahh suer deh. Aku selalu kabur dari pondok bahakan setiap musyawarah. Aku dan kedua temenku selalu kabur. Gimana ga bĂȘte, acara dimulai setelah sholat isya’ hingga larut malam, tengah malam, hingga pukul 01.00. jam segitu sudah nyampai di Amerika. Duduk mendengarkan sampai teler. Semua santri diwajibkan hadir di musholla putra, dan semua lampu dan listrik tiap kamar dimatikan, gerbang pondok pun dikunci rapat-rapat. Pernah dulu, aku dan temenku tidak ikut dan memuuskan tetap dikamar, menguncinya dan berdiam. Sungguh petang, hanya bisa mengintip dari jendela. Dan mendengar suara percakapan tetangga kamar sebelah yang juga malas tuk mengikutinya.
Tapi untuk kali ini, aku mengungsi ke kos teman, sekalian sore tadi pulang dari kampus dan kebetulan sudah ane siapkan baju ganti dan bawa sikat gigi. Yang lainnya numpang deh. Kos sahabatku yang ada di wonocolo ini menjadi langganan pelarianku. Walau sebelumnya juga pernah di lain kos milik teman yang lain di JEmursari. Tapi hatiku memilih PEWE disini. Maaf ya sob, aku selalu ngerepotin….. hihihi……
Dan semoga saja ini terakhir, dan anehnya juga aku tak bisa insaf tuk selalu menghindar dari kegiatan pondok semacam ini. Duh, parahnya aku, yang terkenal santri paling aktif pulang, apalagi mereka mungkin hafal dengan kelakuanku yang selalu kabur. Tapi kali ini bukan hanya aku, tapi banyak dari komplek B.
Maaf Akhi, Ukhti….. maaf juga Umi dan Abi,,,, bukan maksud hati. Tapi nafsu. Hahhaah. Ya sudah yang aku harapkan semoga ilu yang kudapatkan walaupun sedikit demi sdikit tetapi bisa barokah dan bermanfaat.  Amin.MySpace


2 komentar: