Rabu, 17 Januari 2018

Sanah Helwah Yaa Zaujii

Taraaa...
Sudah tiga tahun lebih kita melewati hidup bersama.
Berkah umur dan selalu diberi kesehatan.
Semoga menjadi imam yang dapat membimbing keluarga sebagai bekal di dunia dan akhirat kelak.



Kamis, 28 Desember 2017

Selamat Datang Tahun Kedua, Binta !



Binta sayaaang . . .
Tak terasa  dua tahun kita bersama.
Telah banyak proses yang kau lewati di tahun ini Nak . . .
Jika setahun yang lalu kau masih belajar berjalan dengan merambat dari dinding, meja dan benda yang ada di sekitar. Sekarang kau sudah pandai berlari, mengajak bekejaran, mengajak cilukba, hingga menaiki tubuh Bunda saat terbaring istirahat. Oh, betapa berat tubuhmu sekarang Nak ! Alhamdulillah.

Hal yang membuat Bunda terharu bercampur bangga ketika tengah malam kau memanggil "ma..mama..." sambil jemari lembutmu membangunkan dan membawa botol susu ke tangan Bunda. Tak segan memelukmu sambil berkata, iya nak saya buatkan susu.

Dan tadi pagi ketika perjalanan ke Cangkring, kau berulang kali mengingatkanku. ma...mama.. sambil kedua tangan menengadah ke atas untuk tidak lupa memanjatkan doa seperti yang biasa saya ucapkan bersama ketika kita bepergian keluar rumah.

Kebiasaan lain yang kau maksud untuk membersihkan diri setelah pups, kau letakkan jemarimu diatas tanganku sambil berkata ma.... dan mencubit hidungmu pertanda bau tidak enak dan kau mengambil pempes untuk minta segera dibersihkan.

Ahir-akhir ini, kau sering rangkul Bunda dengan tangan mungilmu dan mendekap dengan kepala mencium pipi Bunda berulangkali dengan kecupan. Seperti yang sering Bunda lakukan padamu dengan mengungkapkan rasa sayang. Benar-benar peniru yang hebat !

Kau sungguh pintar dan lucu Nak . . .

Anakku, Bintana Mazaya Birbik (Anak perempuan kami yang istimewa dalam kebaikan) semoga nama itu menjadi pelengkap doa dan harapan kami. Hidupmu berarti untuk sesama dalam kebaikan.
Banyak sekali harapan Ayah Bunda untukmu wahai shalihahku. Semoga berkah umurmu, sehat selalu, menjadi putri kebanggan orang tua.

Binta anak Bunda . . .
Di tahun kedua ini, Bunda minta maaf jika belum bisa menemani hari-harimu 24 jam penuh setiap hari. Untuk waktu pagi sampai siang bahkan sore Bunda harus menjalankan amanah di luar sana. Setiap langkah selalu ingat padamu. Untaian doa dan fatihah selalu saya panjatkan untukmu Nak . . .

Binta anak Bunda
Jadilah anak yang sholihah yang kelak bisa membantu Ayah Bunda di dunia dan akhirat
Jadilah anak beriman dan bertauhid agar hidupmu kelak tidak tersesat di dunia yang fana ini
Jadilah anak yang cerdas, karena zaman semakin berubah dan kau jangan terbudakkan

Binta anak Bunda
Kita sama-sama belajar ya Nak! Jika Bunda harus belajar dan terus belajar menjadi seorang Ibu yang tepat untuk anak, untuk membimbingmu juga. Binta harus semangat belajar bersama Ayah Bunda yang Insya Allah akan terus membimbingmu untuk menyusuri kehidupan ini.

Terima kasih Ya Allah atas amanah yang sangat berharga ini. Semoga bisa memberikan yang terbaik untukmu, Nak!

Peluk hangat dan cium untukmu, sayang

Bunda

Rejeni, 28 Desember 2017

Jumat, 03 November 2017

Kapal Api, Kopi Legendaris Paling Beda

Varian Rasa Kopi Kapal Api



Mak Sum, pesen kopi kapal api rong cengker....
(Mak Sum, pesan kopi kapal api 2 cangkir)

Tercengang saya mendengar seorang tukang bangunan memesan dua cangkir kopi kapal api di sebuah warung ketika hendak memesan minuman hangat.
Karena penasaran saya memberanikan diri untuk bertanya.

"Lho pak, kenapa kopi kapal api dua gelas?" tanyaku.
"Yang itu memang mantap neng (sambil menunujuk ke rentengan kemasan kopi kapal api." Jawab Pak tukang. 
Mak Sum menyajikan kopi kepada pelanggan  kapal api
Kenapa harus kapal api? Disitu kan banyak kemasan kopi yang beragam. Dalam hati saya semakin penasaran karena semua Pak tukang kompakan membeli kopi kapal api. Padahal selama ini yang saya rasakan semua kopi pasti sama pahitnya.

Wes talah neng, ayo diincipi ki kopine. Gowoen wes!  Wenak tenan....paling seje!
Sudahlah neng, ayo dicicipi secangkir kopi ini. Bawalah! Sangat enak....paling beda!

Salah satu dari Pak tukang tersebut memberikan secangkir kopi untuk saya.
“Ini kan milik Bapak” 
“Sudah bawa saja” Kata Bapak yang ada disebelahnya lagi.

Padahal, baru saja Mak Sum selesai mengaduk dan memberikannya di depan Pak tukang, tapi beliau menyuruh saya untuk membawanya.  

“Hm...terima kasih Pak” saya keluar warung sambil tersenyum mencium aroma khas kopi.
Menikmati secangkir semangat sebelum memulai aktivitas
Dengan malu dan tanpa ba bi bu, saya membawa secangkir minuman hitam ini ke dalam ruang kerj yang tak jauh dari warung Mak Sum. Jadi penasaran bagaimana ceritanya kopi kapal api ini menjadi minuman favorit mereka.

Saya pun duduk sambil mengamati minuman yang ada di depan. Tak lama dan mumpung masih hangat, saya meneguknya hingga tersisa leteknya saja.   

Benar-benar mantap. Memang kopi kapal api jelas lebih enak. Mungkin itulah alasannya mengapa Bapak di warung tadi menyuruh saya untuk menikmati kopi kapal api. Ini pertama kalinya saya tertarik dengan minuman kopi.
                                    #KapalApiPunyaCerita

Jelas Lebih Enak!


Minum kopi sebelum memulai aktivitas sepertinya sudah menjadi tradisi. Kebiasaan tersebut sudah digemari masyarakat Indonesia. Memang, ada banyak manfaat minum kopi bagi kesehatan jika dikonsumsi secara baik ketika memasaknya dan juga tidak berlebihan ketika dikonsumsi. Antara lain :
    1. Mencegah timbulnya penyakit jantung dan stroke
   2. Mencegah penyakit kanker dan diabetes. Karena kandungan yang terdapat  dalam kopi dapat mengurangi tingkat gula darah.
   3. Sebagai pembangkit stamina dan energi ekstra. Kandungan kafein dapat memperlambat gerak sel untuk tidak mudah lelah dan mengantuk sehingga muncul perasaan segar dan detak jantung lebih cepat.
    4. Kandungan kafein dapat mengurangi rasa sakit kepala.
    5. Dan lain sebagainya.


Sebenarnya,
 Apa keunggulan dari kopi kapal api 
dibandingkan dengan kopi merk lain?

Akhirnya di sore hari, saya mencoba membeli lagi kemasan kopi kapal api dan kopi hitam merk lain yang sama-sama di depan kemasan tertera KOPI + GULA. akhirnya, ketiga kemasan ini siap untuk dituangkan ke dalam gelas layaknya membuat kopi yang ada dalam petunjuk cara penyajian.

Untuk membuktikan kualitas kopi kapal api (25 gr) dengan merk lain (Merk B dan C), berikut parameter yang akan saya pakai :

1. Harga beli
Merk A : Rp. 10.500 isi 10 sachet (@25gr) dan 10.600/(165 gr)
Merk B : Rp. 9500 isi 10 sachet(@25gr)  dan 9000/(165 gr)
Merk C : Rp. 9800 isi 10 sachet(@25gr)  dan 9000/(165 gr)
Dapat dilihat kopi kapal api lebih mahal. Meskipun perbedaan harga tidak terlalu jauh, harga kopi kapal api lebih mahal karena kualitas kopinya jauh lebih enak.
   2. Kemasan
Merk A : Didominasi warna hitam dan merah dengan logo kapal berukuran sedang yang berada di tengah kemasan. Logo kapal  jelas dan menonjolkan identitas merk kopi  (Kapal api) juga jelas bisa langsung dibaca.
Merk B : Didominasi warna hitam. Logo kopi yang menunjukkan merk kopi berada di atas dan berukuran kecil. Di bagian bawah kopi terdapat biji-biji kopi. Ditengah kemasan hanya ada gambar secangkir kopi. Kurang menarik dan kurang jelas.
Merk C  : Seluruh kemasan berwarna coklat matang, hanya gambar secangkir kopi di tengah dan judul  yang berwarna putih.
Memang beda, dilihat dari kemasan kopi kapal api jauh lebih menarik dari pada merk lainnya.
    3.  Komposisi
Merk A : Gula, Kopi Bubuk 25%
Merk B : Gula, Kopi Bubuk 30%
Merk C : Gula, Kopi Bubuk 25%
Jika dibandingkan dengan kemasan lain, racikan gula dan kopi bubuk dari kapal api lebih tepat.  Biji kopi pilihan andalan dari kapal api dapat memuaskan pecinta kopi, tidak terlalu pahit dan tidak terlalu manis. 


   4. Kekentalan
Merk A : tidak terlalu kental dan juga tidak terlalu encer.
Merk B : agak kental sehingga terasa agak pahit. 
Merk C : terlalu kental dan warna terlalu gelap
Selain sudah berdiri cukup lama di Indonesia, kopi kapal api memang sudah diracik berdasarkan lidah orang Indonesia. Racikan yang pas sehingga kopi kapal api jelas lebih enak.
  5. Aroma
Merk A : wangi khas dengan aroma yang besar seolah-olah bisa langsung merasakan lezat dan gurihnya biji kopi pilihan. Ketika ujung kemasan dibuka aroma khasnya langsung terasa di hidung. Benar-benar mantap. 
Merk B : wanginya kurang memikat. Baru terasa aroma kopi ketika hidung kudekatkan dengan kemasan yang dibuka.
Merk C : kurang terasa aromanya.
Sudah tidak diragukan lagi. Sekali mencium aroma istimewanya, langsung mengerti bahwa kapal api adalah kopi terbaik yang ada di pasaran.

Nah, sekarang saya sudah tahu jawabannya mengapa kopi kapal api menjadi kopi yang paling beda dan jelas lebih enak  dibandingkan dengan kopi yang lain. Produk kopi bubuk yang menemani masyarakat Indonesia ini telah diproduksi puluhan tahun oleh PT Santos Jaya Abadi di Sidoarjo, Jawa Timur. Tanpa diragukan lagi, kopi legendaris ini menjadi pilihan utama untuk mengawali aktivitas dan sekaligus menemani kegiatan apapun sepanjang hari. Dengan aroma yang lezat dan memikat menjadikan hari-hari saya lebih bersemangat. Racikan yang pas dari biji kopi pilihan membuat minuman ini layak di lidah masyarakat Indonesia dan saya khususnya. Terlebih produk kapal api sekarang selain banyak varian rasa, ada yang terbaru dan jauh lebih enak

Bagaimana, masih pilih kopi lain? no, no, no . . .
Pilihlah Kopi Kapal Api yang jelas lebih enak, yang paling beda.


Iki loh rek kopi paling bedo, kopi sing paling wenak. 
Kopi opo rek jenenge?

Yo jelas, 
Kopi kapal Api
Jelas lebih enaaak . . .

Selalu ditemani secangkir semangat kapal api


https://www.facebook.com/KopiKapalApi/photos/a.10150375122474968.434677.166139409967/10156240310129968/?type=3
#KapalApi #JelasLebihEnak #KapalApiPunyaCerita
Sumber :
https://waktunyakapalapi.com/
https://www.facebook.com/KopiKapalApi/photos/a.10150375122474968.434677.166139409967/10156240310129968/?type=3
https://pesanlogo.net/2015/12/08/produk-dibuat-di-pabrik-brand-dibuat-di-dalam-benak/